Rabu, 28 November 2018

MATERI PELAJARAN PAI KELAS 6 SEMESTER 1 BAB 2

                          BAB 2

A. Nama-Nama Hari Akhir
Apakah kamu pernah melihat musibah yang menimpa seseorang, misalnya musibah banjir, gempa bumi, gunung meletus atau bencana lainnya? Kejadian-kejadian tersebut termasuk kiamat kecil atau disebut juga Kiamat Sugra. Jika ada kiamat kecil, apakah ada kiamat besar? Ya, kiamat besar atau Kiamat Kubra adalah peristiwa hancurnya seluruh alam semesta beserta isinya. Al-Qur’an memberikan gambaran tentang Kiamat Kubra. Pada hari itu bumi diguncangkan dengan dahsyat dan mengeluarkan segala isinya. Tidak ada satupun makhluk yang berhasil bertahan hidup ketika Kiamat Kubra terjadi. Yang hidup hanyalah Allah yang Maha kekal.
Selanjutnya, seluruh makhluk akan dibangkitkan kembali dan akan memasuki alam akhirat. Di alam akhirat, manusia akan mengalami beberapa hal kejadian, sampai akhirnya ditempatkan di tempat yang sesuai dengan perbuatannya ketika hidup di dunia. Orang yang beriman kepada Allah SWT akan ditempatkan di surga, dan orang yang ingkar kepada Allah akan ditempatkan di neraka.
Selain disebut hari kiamat, hari akhir juga memiliki banyak nama lainnya, yaitu:
1. Yaumul Ba‘s
Yaumul ba‘s adalah hari dibangkitkannya manusia dari alam kubur. Ketika Allah SWT memerintahkan malaikat Israfil untuk meniup sangkakalanya yang kedua, maka seluruh umat manusia yang telah mati berabad-abad tahun lamanya dan telah menjadi tulang belulang atau menjadi tanah sekalipun, akan kembali hidup untuk menerima balasan atas semua perbuatannya di dunia.
2. Yaumul Mahsyar
Yaumul Mahsyar yaitu hari berkumpulnya manusia setelah dibangkitkan dari kubur di lapangan yang sangat luas, yang disebut Padang Mahsyar. Di tempat inilah Allah memperlihatkan amal perbuatan yang telah dilakukan manusia selama hidup di dunia. Pada hari itu, manusia memiliki bentuk yang berbeda-beda sesuai dengan amal yang dimilikinya. Orang yang amalnya buruk maka bentuknya akan buruk. Adapun matahari akan didekatkan dan waktu akan terasa lama. Sedangkan orang yang beramal baik dan beriman kepada Allah, maka kedaannya akan baik, dan tidak akan merasakan panas matahari dan waktu menunggu terasa singkat.

3. Yaumul Jaza’
Yaumul Jaza’ yaitu hari pembalasan atas semua amal perbuatan yang pernah dilakukan di dunia. Bagi orang yang amalnya baik ketika di dunia, maka balasannya adalah surga dengan segala kenikmatan di dalamnya. Sedangkan bagi orang yang kafir dan orang yang amalnya buruk, maka balasannya adalah neraka yang apinya menyala-nyala di dalamnya.
4. Yaumul hisab
Yaumul  hisab  yaitu  hari  perhitungan  seluruh amal perbuatan manusia. Sekecil apapun perbuatan manusia tidak akan luput dari perhitungan. Pada saat itu manusia tidak akan berdusta, karena mulut akan dikunci dan seluruh anggota badan lain akan menjadi saksi atas segala perbuatannya.
5. Yaumul Mizan
Yaumul  Mizan  yaitu  hari  ditimbangnya  seluruh amal perbuatan manusia ketika di dunia. Barang siapa yang amal kebaikannya lebih berat dari timbangan amal keburukannya, maka balasannya surga. Sebaliknya, jika timbangan amal keburukannya lebih berat dari pada amal kebaikannya, maka nerakalah balasannya.
B. Tanda-Tanda Hari Akhir
Tidak ada seorangpun yang mengetahui waktu terjadinya Hari Kiamat. Sebagai umat Islam kita hanya dapat mempersiapkan diri sebaik-baiknya untuk menghadapinya. Namun, ada beberapa kejadian yang dapat disebut sebagai tanda-tanda telah dekatnya Hari Kiamat, antara lain:
1. Kejahatan Semakin Banyak Terjadi
Seperti yang kita lihat di media, banyak kejahatan yang dilakukan oleh orang yang tidak kuat keimanannya. Kejahatan itu dapat berupa pembunuhan, penganiaan, perampokan, pencurian, dan penipuan. Sebagai orang yang beriman, kita harus meminta perlindungan Allah agar terhindar dari kejahatan.
2. Banyak Perempuan Bertingkah Laku Seperti Laki-Laki dan Begitu juga Sebaliknya.
Tingkah laku dalam berpakaian, maupun tingkah laku, dan ucapannya.
3. Minuman keras menjadi minuman sehari-hari
Padahal minuman keras merupakan benda yang diharamkan dalam Islam. Minuman keras akan membuat peminumnya mabuk sehingga tidak dapat mengontrol perilakunya. Akibatnya, banyak kejahatan yang terjadi sebab pelakunya mabuk.
4. Banyak alim ulama yang meninggal dunia,
Ini mengakibatkan manusia sulit mencari orang yang dapat dijadikan tempat bertanya. Akhirnya orang bodohlah yang menggantikan mereka dan timbullah jawaban-jawaban yang menyesatkan.
5. Banyak orang yang berlomba-lomba mendapatkan kesenangan dunia. 
Banyak orang yang tidak peduli terhadap urusan akhirat. Waktu dan tenaganya dihabiskan untuk mendapatkan keuntungan materi saja, bahkan dengan cara-cara yang tidak jujur. Mengenai hal ini, Ali Bin Abi Thalib juga berkata, “Akan datang suatu masa di mana Islam itu hanya akan tinggal namanya saja, agama hanya sebuah bentuk saja, Al-Qur’an tidak lebih hanya bacaan. Mereka mendirikan masjid tetapi sunyi dari zikir dan panggilan Asma Allah. Orang-orang yang paling buruk pada saat itu ialah ulama. Dari mereka akan timbul fitnah, dan fitnah itu akan kembali kepada mereka. Semua ini adalah tanda- tanda hari kiamat.
Rasulullah juga pernah berkata, “Hari kiamat itu mempunyai tanda. Berawal dengan tidak larisnya dagangan di pasar-pasar, hujan yang turun sedikit dan begitu juga dengan tumbuh-tumbuhan, ghibah menjadi-jadi di banyak tempat, memakan riba, banyaknya anak-anak yang berzina, orang kaya diagung-agungkan, orang-orang fasik bersuara lantang di masjid, orang-orang yang berbuat kejahatan akan lebih banyak menonjol daripada orang-orang yang berbuat kebaikan.” (Hadis Riwayat Bukhari)
Agar kita mendapatkan pertolongan Allah hingga hari akhir, kita harus menjaga agar keimanan terus ada dalam hati kita. Caranya dengan rajin beribadah kepada Allah SWT, rajin belajar, dan melakukan banyak kebaikan kepada orang tua, saudara, teman-teman, dan semua orang yang membutuhkan. Dengan begitu, insya Allah kita akan termasuk orang yang selamat pada Hari Kiamat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar