Kamis, 29 November 2018

MATERI PELAJARAN IPS KELAS 6 BAB 4

                                         BAB 4

GEJALA ALAM DI INDONESIA
DAN NEGARA TETANGGA

A. Gejala Alam di Indonesia dan Negara Tetangga.
Apa yang dimaksud dengan gejala alam? Gejala alam adalah peristiwa yang terjadi
karena keadaan permukaan bumi. Beberapa gejala alam yang terjadi dapat menyebabkan bencana alam.
Di Indonesia dan negara-negara di dunia sering terjadi gejala alam. Gejala alam
berhubungan erat dengan kenampakan alam yang ada di negara tersebut.
Negara Indonesia berada di Benua Asia. Tepatnya di wilayah Asia Tenggara.
Kenampakan alam Asia Tenggara sebagian besar berupa daerah pegunungan. Sebagianbesar gunung di Indonesia merupakan gunung berapi yang aktif. Di Asia Tenggara mengalir
sungai-sungai besar, seperti Sungai Kapuas dan Sungai Bengawan Solo di Indonesia, Sungai Mekhong di Vietnam, Laos, dan Kamboja, Sungai Chao Phraya di Thailand, Sungai Irawady
di Myanmar, dan lain-lain.
Gejala alam yang sering terjadi di Indonesia dan negara-negara tetangga, yaitu gunung
meletus, banjir, dan tanah longsor. Negara-negara di Semenanjung Malaka, seperti Malaysia,Thailand, dan Pulau Sumatra (Indonesia) merupakan daerah lintasan gempa. Oleh karenanya,sering terjadi gempa bumi yang memungkinkan terjadinya tsunami. Berikut ini penjelasan
mengenai gejala-gejala alam di Indonesia dan negara-negara tetangga.

1. Gunung Meletus
Di wilayah Asia Tenggara, terutama di Indonesia banyak sekali terdapat gunung aktif.Gunung aktif berarti masih mengeluarkan lahar. Oleh karena itu, Indonesia sangat rawan akan gejala alam gunung meletus. Ciri-ciri gunung berapi yang masih aktif salah satunya,yaitu kawahnya mengeluarkan asap. Kegiatan
gunung api dapat menyebabkan gempa vulkanik.Letusan gunung api terjadi karena kegiatan magma yang meningkat. Dengan aktivitas tersebut menyebabkantekanan terhadap batuan di sekitar kantong magma.
Gunung Merapi merupakan gunung api paling aktifdi Indonesia. Selain itu, ada Gunung Semeru,Gunung Papandayan, Gunung Kerinci, Gunung Marapi, Gunung Ibu, dan Gunung Gamsunora.Gunung Merapi terakhir meletus pada tahun
2006. Letusannya mengakibatkan rusaknya daerah wisataKaliadem dan dua orang meninggal.
Letusan Gunung Merapi berbeda dengan letusan gunung api yang lain. Lava pijar dan material yang dikeluarkan Gunung Merapi tidak menyembur ke atas. Namun, mengalir kelereng-lereng gunung disertai dengan awan panas. Awan panas atau wedhus gembel dapat menghancurkan daerah yang dilaluinya.
Di setiap gunung berapi dipasang suatu alat pemantau. Fungsinya untuk memantau
aktivitas gunung tersebut. Gunung berapi aktif juga dipantau oleh petugas dari gardu
pemantauan. Dengan demikian, aktivitas dan tanda-tanda gunung akan meletus dapat diketahui lebih awal.
Negara tetangga Indonesia di wilayah Asia Tenggara yang juga rawan terhadap gejala
alam gunung meletus, yaitu Filipina. Hal ini karena Filipina juga banyak terdapat gunung api yang masih aktif. Negara di Asia Tenggara yang tidak pernah terjadi bencana gunung meletus,yaitu Brunei Darussalam dan Singapura. Hal ini disebabkan pada wilayah tersebut tidak terdapat gunung berapi. Keadaan alamnya hanya berupa perbukitan.

2. Gempa Bumi
Gempa bumi adalah getaran pada permukaan bumi yang disebabkan adanya gerakan ddaridalam bumi. Negara-negara di wilayah Asia Tenggara, seperti Indonesia, Thailand,
Malaysia, Myanmar, dan Filipina rawan akan gempa bumi. Hal ini karena negara-negara tersebut merupakan daerah perlintasan gempa.
Gempa bumi ada dua jenis, yaitu gempa tektonik dan gempa vulkanik. Gempa bumi
tektonik adalah gempa yang diakibatkan adanya pergeseran lempengan bumi. Adapun gempa vulkanik adalah gempa yang diakibatkan karena aktivitas gunung berapi. Gempa vulkanik merupakan salah satu tanda dari gunung yang akan meletus. Pergerakan magma dalamperut bumi dapat menimbulkan gempa bumi.

3. Tsunami
Tsunami berarti gelombang atau ombak
besar. Tsunami disebabkan karena gempa bumi di dasar laut. Pergeseran lempengan bumi didasar laut menyebabkan terjadinya gelombang besar di permukaan laut. Selain disebabkan oleh gempabumi, tsunami juga disebabkan letusan gunungberapi. Contohnya pada tahun 1883 di
Indonesia terjadi gelombang tsunami setinggi 42meter. Gelombang tsunami tersebut disebabkan oleh letusan Gunung Krakatau. Gunung Krakatau terletakdi Selat Sunda.Peristiwa tsunami yang disebabkan oleh gempabumi contohnya adalah gelombang tsunami yang melanda Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam pada tanggal 26 Desember 2004.
Akibatnya, ribuan bangunan dan rumah
penduduk di Nanggro Aceh Darussalam hancur.Ratusan ribu penduduk Aceh meninggal dan banyak yang hilang akibat terseret gelombang
tsunami.Gelombang tsunami di Aceh diakibatkan olehgempa bumi yang berpusat di Samudra Hindia. Peristiwa ini tidak hanya terjadi di Aceh,tetapi juga di Thailand, Sri Langka, dan India.Selain Aceh, wilayah Indonesia yang pernah dilanda tsunami adalah Pulau Nias pada tanggal
28 Maret 2005, serta di Cilacap.

B. Cara mengatasi bencana Alam
Terjadinya bencana alam berhubungan erat dengan kenampakan alam. Bencana alam terjadi karena kekuatan alam. Seringkali bencana alam tidak bisa diprediksi manusia. Artinya,
bencana alam bisa terjadi setiap saat dan manusia tidak bisa mencegahnya. Manusia hanya bisamengantisipasi bencana alam tersebut. Selain itu, harus tahu bagaimana menghadapi
bencana alam. Berikut ini cara menghadapi beberapa bencana alam yang terjadi di sekitar kita.
Di setiap gunung berapi terdapat pos pemantauan. Petugas pemantauan akan selalu memantau aktivitas gunung berapi. Petugas akan menyampaikan perkembangan aktivitas
gunung kepada masyarakat. Caranya dengan menetapkan status gunung dalam kondisi waspada siaga, dan bahaya. Apabila gunung dalam status siaga biasanya petugas akan memerintahkan masyarakat sekitar untuk waspada. Saat gunung sudah berada dalam status
bahaya, petugas akan segera mengevakuasi masyarakat ke tempat yang lebih aman. Demikeselamatan sebaiknya kita mematuhi perintah petugas.
Gunung yang akan meletus biasanya memberikan tanda-tanda. Oleh karena itu, kita harusmengetahui tanda-tanda alam bahwa gunung akan meletus. Tanda-tanda gunung akan meletus, antara lain binatang yang hidup di sekitar puncak akan turun ke daerah yang lebih rendah sumber mata air mulai mengering, dan udara di sekitar gunung terasa panas.
Semuanya itu disebabkan karena meningkatnya suhu udara di dalam gunung.
Apabila terjadi tanda-tanda alam seperti di atas kita harus waspada. Demi keselamatan,
sebaiknya segera mengungsi ke daerah yang aman.
Gempa bumi merupakan bencana alam yang tidak bisa diperkirakan waktu terjadinya.
Kita hanya bisa berusaha menyelamatkan diri saat terjadi gempa bumi. Beberapa hal yang dapatkita lakukan agar selamat dari gempa bumi adalah sebagai berikut.
a. Saat terjadi gempa, jangan panik. Apabila berada di dalam rumah jangan terburu-
buru untuk keluar rumah. Berlindunglah di bawah meja yang kuat. Setelah gempa mulai reda, segeralah keluar dari rumah. Carilah tempat yang terbuka seperti lapangan. Hal itu untuk mengantisipasi gempa susulan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar