Rabu, 28 November 2018

MATERI PELAJARAN PAI KELAS 6 SEMESTER 1 BAB 1

                                     BAB 1

A. Membaca dan Mengartikan Surah Al-Qadr

Tahukah kalian apa itu Al-Qadr? Al-Qadr artinya kemuliaan. Surah Al-Qadr adalah surah yang ke-97. Jumlah ayatnya ada lima. Surah Al-Qadr diturunkan di Kota Mekah. Surah Al-Qadr berisi uraian keagungan Al-Qur’an dan kemuliaan Lailatul Qadr. Tahukah kamu apa itu Lailatul Qadr? Lailatul Qadr adalah malam kemuliaan. Pada malam itulah Al-Qur’an diturunkan. Nilai dari malam Lailatul Qadr lebih dari seribu bulan. Pada malam itu cahaya Ilahi menerangi seluruh alam raya dan memberi petunjuk bagi umat manusia. Para malaikat dan malaikat Jibril turun ke bumi untuk mengatur segala urusan.
Marilah kita baca bersama-sama surah Al-Qadr berikut ini:
ٱلرَّحِيمِ ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱللهِ بِسۡمِ
إِنَّآ أَنزَلۡنَـٰهُ فِى لَيۡلَةِ ٱلۡقَدۡرِ (١) وَمَآ أَدۡرَٮٰكَ مَا لَيۡلَةُ ٱلۡقَدۡرِ (٢) لَيۡلَةُ ٱلۡقَدۡرِ خَيۡرٌ۬ مِّنۡ أَلۡفِ شَہۡرٍ۬ (٣) تَنَزَّلُ ٱلۡمَلَـٰٓٮِٕكَةُ وَٱلرُّوحُ فِيہَا بِإِذۡنِ رَبِّہِم مِّن كُلِّ أَمۡرٍ۬ (٤) سَلَـٰمٌ هِىَ حَتَّىٰ مَطۡلَعِ ٱلۡفَجۡرِ (٥)
Bacalah dengan berulang-ulang agar kamu dapat melafalkannya dengan fasih dan benar. Setelah itu, perhatikanlah arti setiap ayat Surah Al-Qadr berikut ini!
1. Sesungguhnya Kami menurunkannya (Al- Qur’an) pada malam Qadr (Lailatul Qadr);
2. Tahukah kamu, apakah malam Qadr itu?;
3. Malam Qadr adalah malam yang lebih baik dari seribu bulan;
4. Pada malam itu, turunlah para malaikat dan Malaikat Jibril dengan ijin Tuhan mereka (membawa) segala urusan;
5. Malam itu (penuh kesejahteraan) sampai terbit fajar.

Setelah kamu mengetahui arti masing-masing ayat, kamu akan mudah mengetahui isi kandungannya. Ternyata Surah Al-Qadr menjelaskan sebuah malam yang penuh dengan kemuliaan, yaitu Lailatul Qadr. Pada malam itu, Allah SWT menurunkan Al-Qur’an untuk pertama kalinya dan memberikan banyak kebaikan bagi manusia. Malam Qadr menjadi mulia karena kemuliaan Al-Qur’an.
Setiap sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, umat Islam menyibukkan diri dengan beribadah kepada Al- lah SWT untuk mendapatkan Lailatul Qadr. Pada malam itu Allah SWT akan memberikan pahala yang nilainya melebihi ibadah pada seribu bulan yang lain. Umat Islam biasa menanti datangnya Lailatul Qadr dengan melakukan iktikaf atau berdiam diri di masjid sambil memperbanyak salat sunah dan membaca Surah Al-Qadr.
B. Membaca dan Mengartikan Surah Al-Alaq
Nabi Muhammad SAW diangkat menjadi rasul ketika berusia 40 tahun. Beliau menerima wahyu dari Allah SWT. Wahyu itu harus disampaikan kepada umatnya.Wahyu pertama yang diterima Nabi Muhammad adalah surat Al-’Alaq ayat 1-5. Nabi Muhammad menerimanya saat sedang berada di Gua Hira. Tepatnya pada tanggal 17 Ramadhan. Saat itu beliau sedang memikirkan keadaan masyarakat jahilliyah yang tidak mau menyembah Allah, Tuhan semesta alam melainkan menyembah berhala. Mereka juga mempunyai akhlak yang buruk. Masyarakat jahilliyah suka berjudi dan mabuk-mabukan.
Ketika Nabi Muhammad sedang merenung, tiba- tiba datang Malaikat Jibril yang menyerupai seorang laki-laki kepadanya. Malaikat Jibril mendekapnya dengan erat. “Bacalah Hai Muhammad!”, seru Jibril. “Saya tak bisa membaca!, jawab Muhammad. Jibril kemudian melepaskan pelukannya. Kemudian kembali memeluk sambil mengulang kata-katanya. “Saya tak bisa membaca!, jawab Muhammad lagi. Kejadian itu dilakukan berulang-ulang. Akhirnya Nabi diajarkan surat Al-’Alaq sampai hafal. Setelah Nabi hafal, Jibril pun pergi. Ketika wahyu itu telah selesai diterimanya, Nabi merasa lemas. Dalam keadaan seperti itu, nabi pulang ke rumahnya.Wajah nabi terlihat sangat pucat. “Selimuti aku ya Khadijah!”, seru Nabi kepada Siti Khadijah sesampainya di rumah. Istri Nabi  yang  salehah itu pun segera menyelimutinya. Setelah Nabi merasa tenang, Nabi bercerita kepada istrinya tentang peristiwa di Gua Hira.
Kejadian itu juga diceritakan kepada Waraqah bin Naufal, Saudara Khadijah yang merupakan ahli Taurat dan Injil. Menurutnya, hal itu adalah tanda kerasulan Muhammad karena hal itu telah disebutkan pada kitab- kitab sebelumnya.
Tahukah kalian apa itu Al-‘Alaq? Al-‘Alaq artinya segumpal darah. Surah Al- ‘Alaq terdapat pada urutan ke-96 dalam Al-Qur’an. Jumlah ayatnya ada 19. Surah Al-‘Alaq diturunkan di kota Mekah. Surah Al-‘Alaq ayat 1-5 merupakan surah yang pertama kali diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW, sekaligus sebagai tanda bahwa Nabi Muhammad SAW diangkat sebagai Rasul. Pada saat nabi ber-tahanus (berdiam diri) di Gua Hira, Malaikat Jibril datang membawa wahyu Surah Al-‘Alaq ayat 1-5. Pada saat itu Nabi Muhammad merasa ketakutan. Namun, istrinya yang salehah yaitu Siti Khadijah berhasil menghibur Nabi  dan meyakinkannya bahwa Ia telah diangkat sebagai utusan Allah.
Mari kita baca surah Al-’Alaq ini bersama-sama.
بِسۡمِ ٱللهِ ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
ٱقۡرَأۡ بِٱسۡمِ رَبِّكَ ٱلَّذِى خَلَقَ (١) خَلَقَ ٱلۡإِنسَـٰنَ مِنۡ عَلَقٍ (٢) ٱقۡرَأۡ وَرَبُّكَ ٱلۡأَكۡرَمُ (٣)
 ٱلَّذِى عَلَّمَ بِٱلۡقَلَمِ (٤) عَلَّمَ ٱلۡإِنسَـٰنَ مَا لَمۡ يَعۡلَمۡ (٥)

Setelah membacanya, perhatikan arti dari masing- masing ayat Surah Al-‘Alaq berikut ini:
1. Bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan;
2. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah;
3. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Mulia;
4. Yang mengajar dengan perantaraan kalam;
5. Dia mengajar manusia sesuatu yang tidak diketahui.
Setelah mengetahui artinya, kamu tentu akan lebih memahami isi kandungan Surah Al-‘Alaq ayat 1-5. Surah Al-‘Alaq ayat 1-5 berisi perintah untuk membaca. Baik membaca dalam arti yang sebenarnya, yaitu membaca Al-Qur’an dan berbagai bacaan lain yang mengandung hikmah dan ilmu pengetahuan, maupun membaca dalam arti yang lebih luas yaitu memperhatikan secara mendalam mengenai diri sendiri, masyarakat sekitar, dan berbagai ciptaan Allah SWT lainnya. Kamu tahu bukan bahwa membaca itu sangat penting dilakukan? Melalui bacaan, kita akan mengetahui berbagai hal yang tidak diketahui sebelumnya dan akan terhindar dari kebodohan.
Orang yang rajin membaca akan mendapatkan ilmu pengetahuan yang banyak, yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk kemajuan agama dan bangsa. Sudahkah kamu menjadi anak yang banyak membaca?
Dalam Surah Al-‘Alaq kita juga diperintahkan agar kita selalu melakukan pekerjaan dengan ikhlas karena Allah SWT, bukan karena ingin dipuji oleh orang lain. Selain itu, surah ini juga menjelaskan tantang penciptaan manusia. Manusia diciptakan Allah SWT dari segumpal darah. Bagaimana segumpal darah bisa menjadi manusia? Kamu akan mempelajarinya kemudian. Mari kita mengamalkan isi atau ajaran yang terdapat di dalam Surah Al-‘Alaq ayat 1-5 dengan cara rajin membaca dan berbuat segala sesuatu dengan ikhlas!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar