BAB 7
Kerja Sama Negara VII negara Asia Tenggara
1. Tentang Nama Asia Tenggara
Secara astronomis letak kawasan Asia Tenggara berada di antara 29° LU -
11° LS dan 93° BT – 141° BT. Sedangkan secara geografis letak kawasan Asia
Tenggara adalah: Sebelah utara berbatasan dengan Cina. Sebelah timur berbatasan
dengan Papua Nugini. Sebelah barat dan selatan masing-masing berbatasan dengan
Samudra Pasifik dan Samudra Hindia.
Negara-negara di Asia Tenggara
Negara-negara yang termasuk kepulauan adalah
1. Indonesia,
Ibu kota : Jakarta
Hari Kemerdekaan : 17 Agustus
Lagu Kebangsaan : Indonesia Raya
Bahasa Resmi : Bahasa Indonesia
Mata Uang : Rupiah
Agama : Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha Konghucu
2. Malaysia, (Negeri Jiran)
Ibu kota : Kuala Lumpur
Hari Kemerdekaan : 31 Agustus
Lagu Kebangsaan : Negaraku
Bahasa Resmi : Bahasa Malayu
Mata Uang : Ringgit
Agama : Islam, Kristen, Hindu, Buddha, Konghucu
3. Singapura,
Ibu kota : Singapura
Hari Kemerdekaan : 9 Agustus
Lagu Kebangsaan : Majulah Singapura
Bahasa Resmi : Bahasa Inggris
Mata Uang : Dolar Singapura
Agama : Islam, Kristen, Hindu, Buddha
4. Brunei Darussalam,
Ibu kota : Bandar Seri Begawan
Hari Kemerdekaan : 1 Januari
Lagu Kebangsaan : Allah Peliharalah Sultan
Bahasa Resmi : Bahasa Melayu
Mata Uang : Dolar Brunei
Agama : Islam
5. Filipina,
Ibu kota : Manila
Hari Kemerdekaan : 4 Juli
Lagu Kebangsaan : Lupang Hirirang
Bahasa Resmi : Tagalog
Mata Uang : Peso
Agama : Katolik, Islam, Kristen
6. Timor Leste
Sementara negara-negara yang termasuk daratan adalah
7. Vietnam,
Ibu kota : Ho Chi Min City
Hari Kemerdekaan : 2 September
Lagu Kebangsaan : Forward Sodier
Bahasa Resmi : Bahasa Vietnam
Mata Uang : Dong
Agama : Buddha, Konghucu, Taoisme, Kristen, Islam
8. Thailand, (Negeri Gajah putih, Negeri Seribu Pagoda, dan Negeri Jubah Kuning.)
Ibu kota : Bangkok
Hari Kemerdekaan : 5 Desember
Lagu Kebangsaan : Pleng Chard Thai
Bahasa Resmi : Thai
Mata Uang : Bath
Agama : Buddha, Islam, Kristen
9. Laos,
Ibu kota : Vientien
Hari Kemerdekaan : 23 Oktober
Lagu Kebangsaan : Sad Lao Tang Te Deum Ma’Khun Sulu Sa you Nei Asie
Bahasa Resmi : Bahasa Laos
Mata Uang : New Kip
Agama : Buddha
10. Kamboja,
Ibu kota : Pnom Penh
Hari Kemerdekaan : 17 April
Lagu Kebangsaan : Our County
Bahasa Resmi : Bahasa Kmer
Mata Uang : Riel
Agama : Buddha
11. Myanmar (Burma).
Ibu kota : Yangon
Hari Kemerdekaan : 4 Januari
Lagu Kebangsaan : Kaba Makya
Bahasa Resmi : Bahasa Birma
Mata Uang : Kyat
Agama : Buddha, Islam, Kristen
Postingan populer dari blog ini
Materi pelajaran pkn kelas 6 semester 1 bab 2
Bab 2 II. Proses Perumusan Pancasila Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dibentuk tanggal 1 Maret 1945 Bahasa Jepangnya Dokuritsu Junbi Cosakai. BPUPKI diketuai oleh Dr. Radjiman Wediodiningrat berhasil merumuskan dasar negara. Gagasan Pancasila Mr. Mohammad Yamin, sebagai berikut: 1. Peri kebangsaan 2. Peri kemanusiaan 3. Peri ketuhanan 4. Peri kerakyatan 5. Kesejahteraan rakyat.
Gagasan Pancasila Dr. Soepomo sebagai berikut: 1. Persatuan 2. Kekeluargaan 3. Mufakat dan demokrasi 4. Musyawarah 5. Keadilan sosial.
Gagasan Pancasila Ir. Soekarno sebagai berikut: 1. Kebangsaan Indonesia 2. Internasionalisme atau peri kemanusiaan 3. Mufakat atau demokrasi 4. Kesejahteraan sosial 5. Ketuhanan yang berkebudayaan.
Panitia Sembilan. Kesembilan tokoh tersebut ialah: 1. Ir. Soekarno (Ketua merangkap anggota); 2. Drs. Mu. Hatta (Wakil Ketua merangkap anggota); 3. A.A. Maramis, S.H. (anggota); 4. Abikusno Cokrosuyoso (anggota); 5. Abdul Kahar Muzakkir (anggota)…
Gagasan Pancasila Dr. Soepomo sebagai berikut: 1. Persatuan 2. Kekeluargaan 3. Mufakat dan demokrasi 4. Musyawarah 5. Keadilan sosial.
Gagasan Pancasila Ir. Soekarno sebagai berikut: 1. Kebangsaan Indonesia 2. Internasionalisme atau peri kemanusiaan 3. Mufakat atau demokrasi 4. Kesejahteraan sosial 5. Ketuhanan yang berkebudayaan.
Panitia Sembilan. Kesembilan tokoh tersebut ialah: 1. Ir. Soekarno (Ketua merangkap anggota); 2. Drs. Mu. Hatta (Wakil Ketua merangkap anggota); 3. A.A. Maramis, S.H. (anggota); 4. Abikusno Cokrosuyoso (anggota); 5. Abdul Kahar Muzakkir (anggota)…
Materi pelajaran pkn kelas 6 semester 1 bab 1
Bab 1 I. Nilai-nilai Juang dalam Proses Perumusan Pancasila
Nilai juang artinya sesuatu yang berharga dalam usaha mendapatkan (merebut) sesuatu atau dalam mencapai cita-cita.
Nilai-nilai juang tersebut Antara lain: 1. Nilai persatuan dan kesatuan. Mereka begitu menempatkan persatuan dan kesatuan bangsa di atas kepentingan pribadi dan golongan. 2. Nilai keikhlasan Para perumus dasar negara kita saat itu tidak terpikir untuk mendapat imbalan. Mereka ikhlas demi bangsa dan negaranya. 3. Berani menegakkan kebenaran dan keadilan. Demi keadilan, mereka berani melakukan perjuangan di tengah-tengah bahaya. 4. Toleran terhadap perbedaan. Perumusan dasar negara diwarnai dengan sikap menghargai perbedaan. 5. Nilai musyawarah mufakat. Mereka merumuskan dasar negara dengan asas musyawarah untuk mencapai kata mufakat. 6. Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa 7. Jiwa dan semangat merdeka 8. Cinta tanah air dan bangsa. 9. Harga diri yang tinggi sebagai bangsa yang merdeka 10. Pantang mundur dan t…
Nilai juang artinya sesuatu yang berharga dalam usaha mendapatkan (merebut) sesuatu atau dalam mencapai cita-cita.
Nilai-nilai juang tersebut Antara lain: 1. Nilai persatuan dan kesatuan. Mereka begitu menempatkan persatuan dan kesatuan bangsa di atas kepentingan pribadi dan golongan. 2. Nilai keikhlasan Para perumus dasar negara kita saat itu tidak terpikir untuk mendapat imbalan. Mereka ikhlas demi bangsa dan negaranya. 3. Berani menegakkan kebenaran dan keadilan. Demi keadilan, mereka berani melakukan perjuangan di tengah-tengah bahaya. 4. Toleran terhadap perbedaan. Perumusan dasar negara diwarnai dengan sikap menghargai perbedaan. 5. Nilai musyawarah mufakat. Mereka merumuskan dasar negara dengan asas musyawarah untuk mencapai kata mufakat. 6. Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa 7. Jiwa dan semangat merdeka 8. Cinta tanah air dan bangsa. 9. Harga diri yang tinggi sebagai bangsa yang merdeka 10. Pantang mundur dan t…
Materi pelajaran pkn kelas 6 semester 2 bab 9
Bab 9 IX. Peran Indonesia dalam Era Globalisasi
A. Politik Luar Negeri Indonesia Bebas dan Aktif Politik luar negeri Indonesia bersifat bebas aktif. Bagaimana maksudnya? Bebas, artinya bahwa Indonesia tidak akan memihak salah satu blok kekuatan-kekuatan yang ada di dunia ini. Aktif, artinya Indonesia dalam menjalankan politik luar negerinya selalu aktif ikut menyelesaikan masalahmasalah internasional. Misalnya, aktif memperjuangkan dan menghapuskan penjajahan serta menciptakan perdamaian dunia.
Tujuan Politik Luar Negeri Indonesia Tujuan politik luar negeri setiap negara adalah mengabdi kepada tujuan nasional negara itu sendiri. Tujuan nasional bangsa Indonesia tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 Alinea keempat yang menyatakan ”… melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan perdamaian abadi dan keadilan sosial …”
Landasan Politik Luar…
A. Politik Luar Negeri Indonesia Bebas dan Aktif Politik luar negeri Indonesia bersifat bebas aktif. Bagaimana maksudnya? Bebas, artinya bahwa Indonesia tidak akan memihak salah satu blok kekuatan-kekuatan yang ada di dunia ini. Aktif, artinya Indonesia dalam menjalankan politik luar negerinya selalu aktif ikut menyelesaikan masalahmasalah internasional. Misalnya, aktif memperjuangkan dan menghapuskan penjajahan serta menciptakan perdamaian dunia.
Tujuan Politik Luar Negeri Indonesia Tujuan politik luar negeri setiap negara adalah mengabdi kepada tujuan nasional negara itu sendiri. Tujuan nasional bangsa Indonesia tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 Alinea keempat yang menyatakan ”… melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan perdamaian abadi dan keadilan sosial …”
Landasan Politik Luar…
Komentar